Respon Cepat di Aceh Tamiang: Hari Pertama Bertugas, Perawat dan Tim EMT Unismuh Tangani 45 Warga, Kasus ISPA Mendominasi

ACEH TAMIANG – Tim Emergency Medical Team (EMT) Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar langsung bergerak cepat setibanya di lokasi bencana banjir Kabupaten Aceh Tamiang. Pada hari pertama pelayanan kesehatan, Senin (22/12/2025), tim berhasil memberikan layanan medis kepada 45 warga terdampak.

Dalam laporan lapangan, tercatat bahwa penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) menjadi kasus yang paling mendominasi keluhan warga, disusul oleh penyakit kulit (dermatitis), nyeri otot (myalgia), dan hipertensi. Kondisi lingkungan yang berlumpur dan berdebu pascabanjir menjadi faktor utama tingginya angka kejadian ISPA di lokasi pengungsian.

Peran Vital Tenaga Keperawatan Dua tenaga perawat delegasi Unismuh, Ners Muhammad Purqan Nur dan Ners Firmansyah Ismail, tampak sibuk melakukan triase, perawatan luka, serta memberikan edukasi kesehatan kepada para penyintas. Sinergi antara perawat, dokter spesialis, dan tim medis lainnya sangat krusial dalam memastikan warga mendapatkan penanganan yang tepat di tengah keterbatasan fasilitas lapangan.

Kegiatan pelayanan kesehatan ini merupakan implementasi nyata dari Hibah Pengabdian kepada Masyarakat (PkM). Tim EMT Unismuh yang berjumlah 10 orang ini tidak hanya berfokus pada kuratif (pengobatan), tetapi juga promotif dan preventif melalui pembagian hygiene kit untuk mencegah penularan penyakit lebih lanjut.

Kehadiran delegasi keperawatan dalam tim tanggap bencana ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam memulihkan derajat kesehatan masyarakat Aceh Tamiang, sekaligus menjadi bukti kompetensi lulusan dan tenaga kependidikan keperawatan Unismuh dalam manajemen bencana (disaster nursing).

Bagikan :