Makassar – Mengawali agenda akademik di tahun baru 2026, Program Studi Keperawatan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Muhammadiyah Makassar bergerak cepat dalam memastikan kualitas pendidikan klinis mahasiswanya.
Pada hari Rabu, 7 Januari 2026, bertempat di Kampus FKIK Unismuh, Jl. Ranggong No. 21, Makassar, telah dilaksanakan pertemuan strategis antara Pembimbing Institusi (Preceptor Institusi) dan Pembimbing Lahan (Preceptor Lahan/CI). Pertemuan ini difokuskan pada persiapan pelaksanaan Praktik Klinik Keperawatan (PKK) Keluarga dan Gerontik untuk Tahun Akademik 2025/2026.
Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan persepsi antara pihak akademik kampus dengan praktisi di lahan praktik. Hal ini dinilai krusial mengingat mata kuliah Keperawatan Keluarga dan Gerontik menuntut mahasiswa tidak hanya terampil dalam aspek klinis, namun juga memiliki kepekaan sosial dan kemampuan komunikasi yang baik saat terjun langsung ke masyarakat maupun panti wreda.
Dalam pertemuan tersebut, terdapat dua agenda utama yang dibahas. Pertama, pemaparan teknis pelaksanaan praktik klinik. Sesi ini membahas mengenai target kompetensi yang harus dicapai mahasiswa, metode bimbingan, hingga sistem evaluasi selama mahasiswa berada di lahan praktik. Diskusi ini bertujuan untuk meminimalisir kesenjangan (gap) antara teori yang didapatkan di kelas dengan realita kasus di lapangan.
Kedua, dilakukan sosialisasi kembali mengenai Visi dan Misi Program Studi. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa setiap proses bimbingan yang dilakukan oleh para CI (Clinical Instructor), baik dari institusi maupun lahan, tetap bermuara pada pencapaian profil lulusan perawat yang unggul, islami, dan kompetitif sesuai dengan cita-cita universitas.
Dengan terlaksananya pertemuan ini, diharapkan pelaksanaan PKK Keluarga dan Gerontik T.A 2025/2026 dapat berjalan lancar, terstruktur, dan mampu menghasilkan outcome pembelajaran yang maksimal bagi seluruh mahasiswa keperawatan Unismuh Makassar.









