Hadirkan Pakar Wound Care, Prodi Keperawatan Unismuh Perdalam Manajemen Kegawatdaruratan Luka Bakar

MAKASSAR – Program Studi Keperawatan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kompetensi mahasiswa melalui penyelenggaraan Kuliah Dosen Tamu bertajuk “Manajemen Kegawatdaruratan Luka Bakar”.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber ahli di bidang perawatan luka (Enterostomal Therapy Nurse), Saldy Yusuf, Ph.D., ETN, dan dipandu oleh moderator Muhammad Furqan Nur, S.Kep., M.Kes.

Dalam pemaparannya, Saldy Yusuf menekankan pentingnya penanganan awal yang tepat untuk mencegah perburukan kondisi luka bakar. Ia meluruskan mitos yang beredar di masyarakat, seperti penggunaan pasta gigi atau oli pada luka bakar, yang justru dapat memperparah kerusakan jaringan.

“Kunci pertolongan pertama luka bakar adalah menghentikan proses pembakaran dengan mengalirkan air bersih pada area yang terdampak, bukan memberikan bahan-bahan iritan lain,” tegasnya di hadapan ratusan mahasiswa D3 Keperawatan yang hadir secara daring.

Selain teori dasar mengenai klasifikasi luka akut dan kronis serta perhitungan luas luka bakar (Rule of Nine), narasumber juga membedah berbagai studi kasus nyata. Diskusi berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari para mahasiswa, termasuk mahasiswa baru, yang aktif mengajukan pertanyaan seputar penanganan luka bakar akibat listrik, bahan kimia, hingga komplikasi seperti keloid.

Turut hadir dalam kegiatan ini pimpinan fakultas, Ketua Program Studi Keperawatan, serta perwakilan alumni. Kuliah pakar ini diharapkan dapat membekali calon perawat Unismuh dengan pengetahuan mutakhir agar siap menangani kasus kegawatdaruratan di lapangan secara profesional.


Video lengkap kegiatan ini dapat disaksikan kembali melalui tautan: https://youtu.be/M3iGf1OcWeI

Bagikan :